Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan jalan wilayah sepanjang 1.151 kilometer di 37 provinsi.
- Peresmian dilakukan di Kabupaten Sampang, Madura, nan mempunyai posisi strategis dalam konektivitas Pulau Madura.
- Prabowo meminta pemerintah wilayah menjaga kualitas prasarana nan telah dibangun.
- Program tersebut merupakan penerapan Inpres Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah.
Sampang (beritajatim.com) – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan pembangunan jalan wilayah sepanjang 1.151 kilometer nan tersebar di 37 provinsi di seluruh Indonesia. Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Peresmian dipusatkan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, nan mempunyai posisi strategis dalam jaringan transportasi Pulau Madura. Wilayah ini dilintasi koridor jalan nasional utama Bangkalan-Sampang-Pamekasan-Sumenep nan menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat dan pengedaran peralatan di Madura.
Koridor tersebut menghubungkan beragam pusat aktivitas penting, mulai dari Pelabuhan Kamal, Jembatan Suramadu, area pendidikan, pusat perdagangan, hingga sentra ekonomi masyarakat di Pulau Madura. Karena itu, Kabupaten Sampang dinilai mempunyai peran krusial sebagai simpul konektivitas dan penggerak ekonomi kawasan.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo membujuk seluruh pemerintah wilayah untuk menjaga dan memanfaatkan prasarana nan telah dibangun agar memberikan faedah maksimal bagi masyarakat.
“Pada tahun-tahun nan bakal datang kita tingkatkan biaya untuk pembangunan di seluruh wilayah sampai ke desa-desa,” ujar Prabowo.
Ia menegaskan bahwa pembangunan prasarana bakal terus menjadi perhatian pemerintah lantaran berkedudukan krusial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian daerah.
Selain itu, Prabowo mengingatkan pentingnya pengelolaan anggaran negara secara bertanggung jawab agar setiap rupiah nan berasal dari rakyat betul-betul menghasilkan faedah nan optimal.
“Kita memandang kualitas cukup baik, ini kudu dipertahankan. Semua pengeluaran duit rakyat kudu dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata Prabowo di Sampang, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).
Pembangunan jalan wilayah tersebut merupakan penerapan dari Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 nan diterbitkan Presiden Prabowo untuk mempercepat pembangunan prasarana di beragam daerah.
Melalui kebijakan tersebut, pemerintah menargetkan peningkatan konektivitas antarwilayah, penurunan biaya logistik, kelancaran pengedaran hasil pertanian, perikanan, dan perdagangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah nan lebih merata.
Selain memperkuat akses transportasi, program tersebut juga diharapkan bisa mengurangi kesenjangan pembangunan prasarana antarwilayah sekaligus membuka kesempatan ekonomi baru bagi masyarakat hingga tingkat desa.
Dengan pembangunan jalan wilayah sepanjang 1.151 kilometer di 37 provinsi, pemerintah berambisi konektivitas nasional semakin kuat sehingga dapat mendukung percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan di beragam wilayah Indonesia. [hen/beq]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·