Bupati Pamekasan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Lintas Sektor

Sedang Trending 7 jam yang lalu

Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah setempat melalui kerjasama lintas sektor guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui event Pamekasan Economic Fest 2026 nan digelar terpusat di area Arek Lancor, Pamekasan, Senin hingga Selasa (1-9/6/2026).

Event nan digagas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Pamekasan, sekaligus menegaskan komitmen dalam meningkatkan semangat kewirausahaan di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) maupun generasi muda di wilayah setempat.

“Event ini betul-betul sukses menjadi roll model kerjasama antara pemerintah kabupaten berbareng HIPMI Pamekasan, sekaligus menjadi sinergi lintas sektor dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terlebih dalam event ini, pelaku UMKM juga dilibatkan guna meningkatkan daya jual,” kata Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman.

Terlebih dalam event tersebut, beragam potensi lokal Pamekasan juga dihadirkan sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Mulai dari kuliner hingga seni dan budaya. Sehingga, kerjasama tersebut perlu ditingkatkan demi kemajuan Pamekasan.

“Kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada HIPMI Pamekasan atas inisiatif dan kerja keras nan melibatkan pelaku UMKM melalui Pamekasan Economic Fest 2026. Termasuk para pihak nan sudah berkontribusi menyukseskan kegiatan,” ungkapnya.

Menurutnya, event tersebut tidak hanya menjadi sarana promosi produk lokal, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat jejaring usaha, meningkatkan daya saing UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nan inklusif dan berkepanjangan di Pamekasan.

“Alhamdulillah dalam sembilan hari ini, event Pamekasan Economic Fest 2026 tidak hanya hiburan, tetapi juga mempertemukan para pelaku ekonomi, finansial dan pemerintah dalam satu semangat nan sama,” sambung bupati nan familiar disapa Kiai Kholil.

Berdasar info nan dihimpun beritajatim.com, event tersebut diikuti sekitar 70 hingga 75 pelaku UMKM serta menghadirkan beragam jasa publik dan intermezo masyarakat. Bahkan jumlah visitor ditaksir sekitar 750 hingga 900 orang setiap malam, sementara omset para pelaku upaya berkisar di nomor sebesar Rp1,5 juta hingga Rp5 juta untuk masing-masing stand.

“Ketua HIPMI juga menyampaikan bahwa pagelaran ini merupakan bentuk komitmen pengusaha muda dalam mendukung pengembangan UMKM agar semakin maju dan bisa menembus pasar nan lebih luas. Selama penyelenggaraan kegiatan, antusiasme masyarakat terlihat tinggi dengan ramainya kunjungan ke stan-stan UMKM dan beragam agenda pendukung nan diselenggarakan setiap hari,” jelasnya.

Karena itu pihaknya berambisi semangat kerjasama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat terus terjaga. “Festival ini kita harapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadikan Pamekasan sebagai wilayah nan semakin maju, mandiri, dan berkekuatan saing,” pungkasnya. [pin/ted]

Selengkapnya
Sumber Berita Jatim
Berita Jatim
↑