Tanamkan Cinta Ajaran Islam, Ratusan Siswa Sumenep Ikuti Pawai Muharram

Sedang Trending 16 jam yang lalu

Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak 797 siswa mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat baik negeri dan swasta di Sumenep mengikuti Pawai Muharram alias Asyura, menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Para peserta pawai berbanjar sembari membawa lampion hias berbentuk bintang dan bentuk-bentuk menarik lain, komplit dengan lampu kerlap-kerlip. Selain lampion, sebagian peserta juga ada nan membawa obor. Beberapa peserta juga menampilkan atraksi ‘can-macanan’, serupa dengan barongsai. Sebagian lagi ada nan menampilkan ‘drum band’ sekolah.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, Pawai Muharram/Asyura tidak hanya menjadi arena perayaan, tetapi sarana edukasi keagamaan untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya semangat hijrah menuju kehidupan nan lebih baik.

“Kami berambisi masyarakat khususnya generasi muda melalui aktivitas ini, semakin mencintai aliran Islam, mempunyai adab nan mulia, serta menjadikan nilai-nilai hijrah sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” katanya, Senin (29/06/2026)

Menurutnya, Bulan Muharram merupakan bulan penuh kemuliaan. Karena itu, perlu diisi dengan beragam aktivitas positif nan bisa memperkuat keimanan, kepedulian sosial, serta ukhuwah Islamiyah.

“Pawai Muharam tidak hanya menjadi aktivitas seremonial, tetapi juga menjadi media syiar Islam nan memberikan manfaat, memperkuat persaudaraan, dan membangun karakter generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengapresiasi seluruh pihak nan telah berperan-serta menyukseskan aktivitas pawai, lantaran kerjasama komponen masyarakat menjadi kunci dalam menjaga tradisi keagamaan nan sarat dengan nilai persatuan dan kerukunan.

“Kolaborasi seluruh komponen masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga dan melestarikan tradisi keagamaan. Pawai ini juga merupakan corak syiar nan mengandung nilai-nilai kebersamaan dan kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat,” ucapnya.

Ia berambisi masyarakat Sumenep menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum introspeksi diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Sumenep nan religius, harmonis, dan sejahtera.

“Semoga semangat Muharram dan Asyura membawa keberkahan bagi kita semua serta menjadi penguat kebersamaan masyarakat dalam mewujudkan Sumenep lebih maju,” harapnya.

Fauzi berjanji bahwa Pawai Muharram tersebut bakal menjadi agenda rutin setiap tahun, guna melestarikan budaya. Terlebih untuk generasi muda, diharapkan Pawai Muharram ini bisa menanamkan nilai-nilai hijrah, serta mempererat kebersamaan di tengah masyarakat. (tem/aje)

Selengkapnya
Sumber Berita Jatim
Berita Jatim
↑