Segmen Milenial dan Gen Z Jadi Bidikan Fokus Strategi PDI Perjuangan di Pamekasan

Sedang Trending 16 jam yang lalu

Pamekasan (beritajatim.com) – PDI Perjuangan mulai menggeser konsentrasi strategi politik mereka dengan membidik segmen pemilih milenial dan Generasi Z guna mendongkrak perolehan suara. Langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya jumlah pemilih muda nan dinilai mempunyai pengaruh besar dalam menentukan arah politik, khususnya pada penyelenggaraan pesta kerakyatan lima tahunan mendatang, tidak terkecuali di Pamekasan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur, Daniel Rohi dalam Pelantikan Serentak Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Pamekasan, Periode 2026-2031 di Ballroom Azana Style Hotel Madura, Jl Jokotole 282 Pamekasan, Sabtu (9/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Daniel Rohi juga menegaskan jika komposisi kepengurusan partai politik (parpol) nan dipimpinnya, sengaja didesain lebih inklusif terhadap generasi muda, khususnya generasi milenial maupun Gen Z, tidak terkecuali di Pamekasan.

“Komposisi kepengurusan kita targetkan 20 persen dari kalangan milenial dan 30 persen keterwakilan perempuan, dan perihal itu sudah dipenuhi. Sebab disadari alias tidak, melibatkan milenial ini merupakan keniscayaan lantaran ke depan tantangan terbesar kita adalah pemilih dari kalangan milenial,” kata Daniel Rohi.

Langkah tersebut bukan sekedar formalitas, tetapi sebagai strategi membangun kedekatan emosional dan politik dengan generasi baru pemilih. “Ketika partai menempatkan teman-teman milenial, mereka bakal merasa punya keterwakilan. PDI Perjuangan bukan partai orang-orang tua saja, tapi juga adaptif terhadap aspirasi anak muda,” ungkapnya.

“Kami meyakini arah politik kedepan bakal sangat ditentukan Gen Z, ini era Gen Z dan semua partai kudu adaptif terhadap apa nan mereka mau termasuk angan mereka. Sehingga dengan adanya Gen Z di kepengurusan, program partai diharapkan bisa menjawab aspirasi mereka,” tegasnya.

Selain itu pihaknya menilai pendekatan kepada generasi muda kudu dilakukan dengan langkah nan lebih imajinatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Selain memanfaatkan media sosial, partai juga mulai aktif menggelar aktivitas kepemudaan, obrolan publik, hingga program pemberdayaan ekonomi imajinatif nan melibatkan anak muda.

“Pemilih muda sekarang lebih kritis dan aktif mencari informasi. Karena itu, pendekatan politik tidak bisa lagi hanya mengandalkan metode konvensional. Terlebih generasi milenial maupun Gen Z mempunyai perhatian besar terhadap rumor lapangan kerja, pendidikan, digitalisasi, serta kesempatan upaya kreatif. Karena itu, kami berupaya menghadirkan program-program nan dianggap dekat dengan kebutuhan generasi muda,” jelasnya.

Selain itu, mereka juga memasang sasaran elektoral nan realistis namun terbuka untuk peningkatan bangku di DPRD Pamekasan, khususnya pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029. “Target minimal dua kursi, tapi bisa lebih. Kita pernah punya lima bangku disini (DPRD Pamekasan), jadi bukan perihal mustahil untuk terulang,” tegasnya, optimistis.

Guna merealisasikan perihal itu, penguatan struktur partai hingga level bawah menjadi konsentrasi utama. Setelah pembentukan PAC, selanjutnya konsentrasi pada pembentukan ranting dan anak ranting di seluruh desa hingga tingkat RW.

“Kedepan kader bakal dibekali agar punya kesatuan pandang dan mobilitas dalam menjalankan strategi di wilayah masing-masing. Struktur sampai bawah ini krusial untuk memperkuat basis,” pungkasnya. [pin/kun]

Selengkapnya
Sumber Berita Jatim
Berita Jatim
↑