Nelayan Raas yang Hilang Saat Melaut Ditemukan Meninggal Tersangkut Karang

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Sumenep (beritajatim.com) – Amsuri (55), penduduk Desa Kropoh, Kecamatan/Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, ditemukan meninggal di perairan utara Pelabuhan Rakyat Desa Kropoh, sekitar 500 meter dari bibir pantai.

Kasat Polairud Polres Sumenep AKP Moch. Rofiq mengatakan, mayit korban pertama kali ditemukan dua warga, ialah Asari dan Mahmudin, nan sedang mencari ikan menggunakan perahu dayung. Saat berada di tengah laut, keduanya memandang sesosok mayit dalam posisi telungkup nan tersangkut di batu karang.

“Setelah didekati dan dilihat, dua nelayan ini mengenali mayit itu adalah Amsuri, nan sebelumnya dilaporkan lenyap saat mencari ikan di laut,” katanya, Rabu (17/06/2026).

Setelah itu, Asari tetap berada di letak untuk menjaga jasad korban agar tidak terbawa arus, sedangkan Mahmudin segera menuju daratan guna memberitahukan family korban dan penduduk sekitar.

Tak berselang lama, family korban berbareng penduduk mendatangi letak dan melakukan pemindahan ke tepi pantai. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada Kepala Desa Kropoh, H. Rahmawi, nan selanjutnya menghubungi Polsek Raas.

Petugas dari Polsek Raas berbareng Koramil Raas, staf Kecamatan Raas, tenaga kesehatan dari Puskesmas Raas, serta penduduk setempat pun langsung menuju letak untuk membantu proses evakuasi.

“Jasad korban selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Pihak family menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan membikin surat pernyataan penolakan autopsi,” terang Rofiq.

Sebelumnya, Amsuri berangkat melaut seorang diri pada Senin (15/06/2026) sekitar pukul 08.00 WIB menggunakan perahu dayung jenis losongan (montek) berwarna hijau muda untuk memancing ikan di perairan sekitar Desa Kropoh.

Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah. Istri korban, Ervani, kemudian menghubungi sejumlah kerabat dan penduduk setempat untuk membantu mencari keberadaan korban.

Pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB, penduduk memperoleh info bahwa sebuah perahu dayung berwarna hijau muda ditemukan mengapung di perairan tidak jauh dari Pelabuhan Talebuk, Desa Kropoh. Setelah dilakukan pengecekan oleh keluarga, perahu tersebut dipastikan merupakan milik korban nan digunakan saat berangkat memancing.

Perahu itu ditemukan kosong tanpa awak. Pencarian terhadap korban pun dilakukan oleh Tim SAR campuran nan terdiri dari Satpolairud Polres Sumenep, Ditpolairud Polda Jawa Timur, Basarnas, BPBD Kabupaten Sumenep, Syahbandar Raas, unsur TNI-Polri, organisasi nelayan, dan masyarakat pesisir. (tem/kun)

Selengkapnya
Sumber Berita Jatim
Berita Jatim
↑