Diejek ‘Skena’, Pemuda Asal Surabaya Dikeroyok Tujuh Orang di Bangkalan

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Ringkasan Berita:

  • Seorang pemuda asal Surabaya menjadi korban pengeroyokan tujuh orang di Bangkalan.
  • Insiden diduga dipicu hinaan “skena” nan berujung cekcok antarkelompok pemuda.
  • Korban mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
  • Polisi tetap menyelidiki motif pengeroyokan, termasuk tudingan pemalak nan sempat diteriakkan saat kejadian.

Bangkalan (beritajatim.com) – Seorang pemuda asal Surabaya berinisial MR (22) menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda di Jalan Raya Besel, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Korban mengalami luka-luka setelah dipukuli tujuh orang pelaku nan sebelumnya terlibat cekcok dengannya.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (13/6/2026) malam. Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian bermulai saat korban berbareng tiga rekannya sedang nongkrong di area Stadion Gelora Bangkalan (SGB). Di letak tersebut, mereka berjumpa golongan pemuda lain nan diduga melontarkan hinaan dengan menyebut korban dan teman-temannya sebagai “skena”.

Ejekan tersebut sempat memicu adu mulut antara kedua kelompok. Namun, ketegangan sukses diredam sehingga tidak terjadi perkelahian di letak tersebut.

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, mengatakan kedua golongan kemudian meninggalkan lokasi. Namun, mereka kembali berjumpa di Jalan Raya Besel, Kecamatan Burneh.

“Di situ sudah terjadi cekcok antar dua golongan pemuda tersebut,” ujar Agung, Senin (15/6/2026).

Saat berjumpa kembali, situasi memanas dan berujung perkelahian. Polisi menduga salah satu golongan berada di bawah pengaruh minuman keras sehingga emosi susah dikendalikan.

Melihat jumlah musuh nan lebih banyak, tiga kawan korban memilih melarikan diri. Sementara MR menjadi sasaran pengeroyokan nan diduga dilakukan tujuh orang pelaku.

Tidak hanya dipukuli, korban juga diteriaki sebagai pemalak oleh para pelaku. Teriakan tersebut mengundang perhatian penduduk sekitar nan kemudian berdatangan ke letak kejadian.

Beruntung, family korban nan berada di wilayah Burneh segera datang ke lokasi. Kedatangan mereka membikin para pelaku melarikan diri sebelum petugas kepolisian tiba.

Saat mendatangi tempat kejadian perkara, polisi menemukan korban dalam kondisi tersungkur di jalan. MR kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka nan dideritanya.

Hingga kini, Polres Bangkalan tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif pasti di kembali tindakan pengeroyokan tersebut. Polisi juga mendalami info nan berkembang mengenai tudingan pemalak nan sempat diteriakkan saat kejadian.

“Kami tetap bakal mendalami motif sebenarnya agar tidak berkembang info liar di masyarakat,” pungkas Agung. [sar/beq]

Selengkapnya
Sumber Berita Jatim
Berita Jatim