Sampang (beritajatim.com) – Seorang pemuda berinisial RK (22), penduduk Dusun Langgar, Desa Poreh, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, meninggal bumi setelah diduga tersengat arus listrik saat memperbaiki pompa air.
Peristiwa tersebut terjadi di aliran sungai nan berada sekitar 200 meter di sebelah timur rumah korban, tepatnya di Dusun Langgar, Desa Poreh, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang.
Menurut Kasi Humas Polres Sampang, Akp Eko Puji Waluyo menjelaskan, berasas keterangan adik korban MN (15). Awalnya korban berbareng saksi hendak memeriksa mesin pompa air lantaran air tidak mengalir sebagaimana mestinya.
Setibanya di lokasi, korban menduga sistem grounding pada pompa air mengalami gangguan alias kurang berfaedah dengan baik.
Korban kemudian turun ke area mesin pompa untuk melakukan perbaikan. Namun, saat melakukan pengecekan dan perbaikan, korban diduga lupa mematikan aliran listrik nan tetap terhubung ke mesin pompa air.
“Akibat itu, korban tersengat arus listrik pada bagian tangan kanan dan langsung terjatuh,” terangnya, Minggu (14/6/2026).
Keluarga nan mengetahui kejadian tersebut segera membawa korban ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
“Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia,” imbuhnya
Lebih lanjut, sekitar pukul 12:30 Wib, personil Polsek Karang Penang mendatangi rumah korban guna melakukan pengecekan dan pengumpulan keterangan. Saat petugas tiba, jenazah korban telah dimandikan dan dikafani.
Menurut keterangan Holik selaku Kepala Dusun Langgar nan juga merupakan om korban, pihak family menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak bakal menuntut pihak mana pun.
Keluarga meyakini bahwa peristiwa tersebut murni merupakan kecelakaan akibat kelalaian korban sendiri saat memperbaiki pompa air. Pernyataan tersebut juga telah diperkuat dengan surat pernyataan dari pihak keluarga.
“Peristiwa ini dikategorikan sebagai kecelakaan murni dan tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan maupun keterlibatan pihak lain,” tutupnya.[sar/aje]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·