Ringkasan Berita:
- Perhutani KPH Blitar menyalurkan kambing kurban untuk penyadap getah pinus di Desa Semen.
- Bantuan diberikan sebagai corak kepedulian sosial dan apresiasi kepada penduduk sekitar hutan.
- Perhutani berambisi support tersebut dapat memperkuat kesejahteraan dan semangat kerja penyadap.
- Program TJSL juga menjadi upaya mempererat hubungan masyarakat dengan pelestarian hutan.
Blitar (beritajatim.com) – Perayaan Iduladha 1447 Hijriah membawa kebahagiaan tersendiri bagi para penyadap getah pinus di Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Sebagai corak kepedulian sosial, Perhutani KPH Blitar menyalurkan support hewan kurban kepada masyarakat sekitar hutan.
Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa satu ekor kambing kurban tersebut diserahkan langsung Administratur sekaligus Kepala KPH Blitar, Beny Mukti.
Bantuan diterima oleh Haryanto, perwakilan penduduk nan sehari-hari bekerja sebagai penyadap getah pinus.
Bagi Perhutani, momentum Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial dengan masyarakat nan hidup berdampingan dengan area hutan.
“Perhutani datang untuk masyarakat, khususnya penduduk sekitar hutan. Semoga support hewan kurban ini tidak hanya membawa keberkahan, tetapi juga memompa semangat kerja teman-teman penyadap. Harapan kami, kesejahteraan mereka meningkat dan produksi getah pinus KPH Blitar bisa terus melimpah,” tutur Beny Mukti.
Ia menambahkan, support tersebut juga membawa pesan krusial tentang pelestarian lingkungan. Melalui pendekatan sosial, masyarakat sekitar rimba diharapkan semakin mempunyai rasa mempunyai terhadap area rimba sebagai penyangga kehidupan nan berkelanjutan.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) nan mengelola area rimba di Pulau Jawa dan Madura, Perhutani sekarang tidak hanya konsentrasi pada produksi kayu, tetapi juga pengembangan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK).
Potensi HHBK nan terus dikembangkan meliputi getah pinus, damar, agroforestri, hingga sektor ekowisata nan melibatkan masyarakat sekitar hutan.
“Melalui program TJSL ini, Perhutani mau memastikan bahwa kami terus datang dan memberikan kontribusi nyata nan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkas Beny.
Langkah Perhutani tersebut disambut positif warga. Haryanto menyampaikan rasa syukur atas perhatian nan diberikan kepada para penyadap getah pinus di wilayah KPH Blitar.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Perhutani kepada para penyadap. Bantuan ini sangat berarti. Semoga tali silaturahmi dan kerjasama nan sudah terjalin sangat baik ini bisa terus dijaga dan ditingkatkan ke depannya,” ucap Haryanto.
Melalui support kambing kurban tersebut, Perhutani berambisi hubungan selaras antara masyarakat dan pengelola rimba terus terjaga demi mendukung kesejahteraan penduduk sekaligus kelestarian lingkungan rimba di Kabupaten Blitar. [owi/beq]
13 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·