Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC resmi memulangkan kiper berilmu Angga Saputra untuk memperkuat tim dalam menghadapi kejuaraan Super League musim depan. Kembalinya kiper nan berkawan disapa Cecep menjadi tambahan kekuatan krusial di bawah mistar gawang, sekaligus mempertegas komitmen tim dalam membangun persaingan sehat di dalam skuad.
Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina mengatakan memang sudah lama menginginkan Cecep untuk kembali mengenakan jersey loreng unik Laskar Sape Kerrab. Namun kemauan tersebut baru terwujud lantaran sebelumnya dia tetap terikat perjanjian berbareng klub lain.
“Melihat rekam jejaknya berbareng tim sebelumnya, kehadiran sosok ini sudah sangat kami nantikan. Sebenarnya kemauan untuk membawanya pulang sudah ada sejak musim lalu, namun saat itu dia tetap terikat perjanjian dengan klubnya. Kini momen nan dinanti itu akhirnya tiba,” kata Annisa Zhafarina, Jum’at (19/6/2026).
Kembalinya kiper nan sempat memihak Malut United di arena Super League musim lalu, tentunya menjadi berita baik bagi tim kebanggaan suporter Madura Bersatu nan tengah mempersiapkan tim secara maksimal menghadapi kejuaraan mendatang.
Pengalaman, kualitas, dan mental bertanding nan dimiliki Angga diharapkan bisa memberikan kontribusi besar bagi lini pertahanan tim. Sekalipun kehadirannya tidak menjamin menjadi pilihan utama di bawa mistar, sehingga dia kudu membuktikan diri dan bersaing dengan tiga penjaga gawang lain nan lebih dulu menjadi bagian dari tim, ialah Adhitya Harlan, Moch Diky, dan Rendy Razzaqu.
Bahkan Annisa juga menegaskan tidak ada perlakuan unik bagi setiap pemain dalam skuad Madura United, sehingga setiap pemain kudu membuktikan diri sesuai dengan kualitas masing-masing. “Selama ini kami berbareng tim pembimbing memang menerapkan prinsip persaingan sehat dan profesional, sehingga setiap pemain mempunyai kesempatan nan sama untuk mendapatkan tempat di tim utama,” ungkapnya.
“Namun nan pasti, Cecep bakal menjadi tandem sekaligus pesaing sehat bagi Diky dan Harlan musim ini. Satu perihal nan pasti, tidak ada kasta kiper utama alias pelapis di Madura United. Siapa nan paling siap di latihan, dia nan bakal mengawal gawang,” tegasnya.
Menurutnya, kejuaraan internal nan sehat justru bakal meningkatkan kualitas seluruh pemain dan berakibat positif terhadap performa tim secara keseluruhan. Dengan tiga kiper berilmu nan dimiliki saat ini, Madura United mempunyai kedalaman skuad nan lebih kuat untuk menghadapi padatnya agenda kompetisi.
Pihaknya berambisi kembalinya Angga Saputra bisa memperkokoh tembok pertahanan Laskar Sape Kerrab sekaligus membantu tim meraih target-target nan telah ditetapkan pada musim ini. “Selamat datang kembali di rumah, Angga Saputra,” pungkasnya.
Sebelumnya pihak manajemen memastikan mempertahankan beberapa pemain potensial, di antaranya tiga kiper andalan, ialah Adhitya Harlan, Moch Diky, dan Rendy Razzaqu, trio gelandang Ilhamsyah, Muhammad Taufany Muslihuddin, dan Paulo Oktavianus Sitanggang.
Disusul tiga pemain lain dari dua posisi berbeda, ialah satu bek pada sosok Giovani Numberi, serta duo penyerang muda, Aji Kusuma dan M Riski Afrizal. Mereka dipastikan sebagai bagian dari tim untuk mengarungi ketatnya agenda kejuaraan mendatang. [pin/aje]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·