Pamekasan (beritajatim.com) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti dijadwalkan menghadiri sekaligus memeriahkan puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tingkat Jawa Timur, di area Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan nan dimotori Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, dijadwalkan dihadiri puluhan ribu peserta dari kalangan guru, siswa, hingga pejabat pendidikan se-Jawa Timur.
Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman menyampaikan penunjukan Pamekasan sebagai tuan rumah puncak Hardiknas 2026 menjadi momentum krusial untuk membangkitkan kembali gambaran wilayah sebagai kota pendidikan. “Peringatan Hardiknas tidak boleh hanya menjadi aktivitas seremonial, tetapi kudu menjadi titik awal pembenahan kualitas pendidikan di daerah,” kata KH Kholilurrahman, Sabtu (23/5/2026).
Sebagai corak kesungguhan menyambut momentum tersebut, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan, melaksanakan kerja Bhakti di kompleks SGMRP Pamekasan dalam rangka menyambut aktivitas puncak Hardiknas 2026 di Pamekasan.
“Semangat gotong royong terus digaungkan melalui aktivitas kerja hormat Pamekasan Bersih Indonesia Asri di area Stadion Rato Pamelingan. Kegiatan ini dilakukan sebagai corak kesiapan dan kepedulian berbareng dalam menyambut aktivitas puncak Hardiknas 2026 tingkat Jawa Timur,” ungkapnya.
Kerja hormat dalam rangka membersihkan area SGMRP Pamekasan, penataan lingkungan pembenahan akomodasi umum dilakukan berbareng demi menciptakan suasana nan bersih, nyaman, dan representatif bagi para tamu maupun peserta kegiatan. “Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kerjasama dan kepedulian masyarakat Pamekasan terus tumbuh demi mendukung suksesnya agenda besar tingkat Jawa Timur,” ungkapnya.
“Dengan lingkungan nan bersih dan asri, diharapkan penyelenggaraan puncak Hardiknas 2026 dapat berjalan lancar serta memberikan kesan terbaik bagi seluruh masyarakat dan tamu nan hadir,” imbuhnya.
Sementara Disdikbud Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto mengungkapkan bahwa Menteri Abdul Mu’ti dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda selama berada di Pamekasan. Selain menghadiri aktivitas utama, menteri juga direncanakan melaksanakan salat subuh berjemaah, senam berbareng ribuan siswa dan guru, serta berbincang santuy dengan insan pendidikan.
Puncak Hardiknas 2026 di Pamekasan diperkirakan dihadiri sekitar 24 ribu lebih peserta di Pamekasan, termasuk para pembimbing hingga pelajar dari beragam jenjang pendidikan. “Kami berambisi aktivitas ini bisa menjadi pemacu semangat peningkatan mutu pendidikan di Madura, khususnya di Pamekasan,” jelasnya.
Untuk diketahui, aktivitas puncak Hardiknas 2026 di Pamekasan, konsentrasi pada tiga perihal penting, meliputi senam kolosal nan melibatkan puluhan ribu peserta, pemberian piagam rekor muri oleh senior manager MURI, dan seminar pendidikan di SDN jalmak 1 Pamekasan.
“Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, peserta didik, dan masyarakat dalam membangun pendidikan nan inklusif dan berkualitas,” tegasnya.
Rangkaian aktivitas tersebut dijadwalkan dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti beserta rombongan, termasuk Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Di arena kegiatan, Menteri Abdul Mu’ti beserta rombongan dijadwalkan disambut dengan paduan bunyi anak-anak TK se-Pamekasan dengan membawakan lagu “Rukun Sama Teman”. Dilanjutkan agenda utama nan menjadi sorotan, ialah Senam Kolosal Anak Indonesia Hebat nan melibatkan sebanyak 24.114 siswa se-Pamekasan dan ditargetkan memecahkan Rekor MURI.
Usai penyelenggaraan senam kolosal, bakal dilakukan penyerahan piagam dan lencana Rekor MURI kepada Pemkab Pamekasan. Selain itu, pemerintah juga memberikan penghargaan kepada siswa, guru, dan sekolah berprestasi sebagai corak apresiasi terhadap dedikasi dan capaian di bagian pendidikan.
Kegiatan turut dimeriahkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawah oleh siswa berkebutuhan unik serta penampilan paduan bunyi “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” nan dibawakan kerjasama Guru Seni Palengaan berbareng para juara Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N).
Sebagai bagian dari penguatan kebijakan pendidikan, agenda juga diisi dengan Diskusi Pendidikan nan menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan wilayah sebagai keynote speaker, di antaranya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Gubernur Jawa Timur Dr. (H.C.) Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman, S.H., M.Si., serta Dr. Moh. Zayyadi, M.Pd.
Rangkaian aktivitas ditutup dengan peresmian dan penandatanganan Prasasti Bantuan Revitalisasi Satuan pendidikan oleh Menteri Abdul Mu’ti, dan dipusatkan di SD Negeri Jalmak 1 Pamekasan, sekaligus pengarahan dari menteri kepada masyarakat pendidikan setempat. [pin/kun]
5 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·