Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Usai Jabat Tangan dengan Pelaku

Sedang Trending 10 jam yang lalu

Bangkalan (beritajatim.com) – Peristiwa carok kembali merenggut korban jiwa di Kabupaten Bangkalan, Madura. Seorang laki-laki berinisial SY (50), penduduk Dusun Soket Gundul, Desa Soket Laok, Kecamatan Tragah, meninggal bumi setelah mengalami luka bacok akibat serangan senjata tajam nan diduga dilakukan oleh seorang laki-laki nan sekarang tetap dalam pengejaran abdi negara kepolisian.

Insiden berdarah tersebut terjadi di rumah korban pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi nan dihimpun polisi, pelaku datang ke kediaman korban sebelum akhirnya melakukan penyerangan secara tiba-tiba.

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, mengatakan pelaku sempat berinteraksi dengan korban sesaat sebelum peristiwa pembacokan terjadi. Bahkan, keduanya sempat bersalaman sehingga tidak menimbulkan kecurigaan dari korban maupun penduduk sekitar.

“Terduga pelaku datang ke rumah korban sekitar pukul 19.30 WIB. Pelaku sempat bersalaman dengan korban, kemudian mengeluarkan senjata tajam nan diduga sebilah celurit dan mengayunkannya ke arah korban,” ujar Agung, Kamis (4/6/2026).

Serangan tersebut mengenai bagian perut korban dan menyebabkan luka serius. Setelah melancarkan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dari letak kejadian sebelum sempat diamankan warga.

Warga nan mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan berupaya menyelamatkan korban. Namun akibat luka bacok nan cukup parah, nyawa SY tidak dapat diselamatkan.

Peristiwa ini sontak mengundang perhatian masyarakat setempat mengingat kasus carok tetap kerap terjadi di sejumlah wilayah Madura dan sering kali berujung pada korban jiwa. Aparat kepolisian pun bergerak sigap melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku maupun motif di kembali penyerangan tersebut.

Ipda Agung menjelaskan bahwa hingga saat ini interogator Satreskrim Polres Bangkalan tetap terus melakukan pendalaman mengenai latar belakang peristiwa tersebut. Polisi belum dapat menyimpulkan motif nan melatarbelakangi tindakan pembacokan lantaran proses penyelidikan tetap berlangsung.

“Hingga saat ini motif pelaku melakukan tindak pidana tersebut tetap kami dalami. Penanganan kasus sudah ditangani Satreskrim Polres Bangkalan,” katanya.

Selain memburu pelaku, polisi juga berupaya mengumpulkan beragam perangkat bukti dan info tambahan guna mempercepat proses pengungkapan kasus. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk membantu interogator menyusun kronologi secara lengkap.

Sementara itu, jenazah korban telah dimakamkan oleh pihak family setelah proses penanganan awal selesai dilakukan. Keluarga berambisi pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai norma nan berlaku.

Kasus ini menambah daftar peristiwa kekerasan nan terjadi di Bangkalan sepanjang tahun 2026. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil tindakan nan dapat memicu bentrok dan menyerahkan setiap persoalan kepada sistem norma nan berlaku.

Hingga kini, abdi negara tetap melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Polisi memastikan proses penyelidikan bakal terus dilakukan secara intensif untuk mengungkap motif, menangkap pelaku, serta memberikan kepastian norma bagi family korban dan masyarakat. (ted)

Selengkapnya
Sumber Berita Jatim
Berita Jatim
↑