Pemkab Pamekasan Komitmen Dukung Penuh Pembangunan Yonif TP di Larangan Slampar

Sedang Trending 14 jam yang lalu

Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan komitmen mendukung penuh rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Larangan Slampar, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Selasa (19/5/2026). Hal tersebut disampaikan Bupati KH Kholilurrahman disela peresmian letak pembangunan Yonif TP di wilayah setempat.

Yonif TP tersebut merupakan satuan baru di bawah naungan TNI Angkatan Darat (TNI AD). Program strategis ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah nan bermaksud memperkuat pertahanan negara sembari menjadi pelopor ketahanan pangan dan percepatan pembangunan di berbagai

Dalam kesempatan tersebut tampak datang Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, didampingi Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, serta sejumlah jejeran lainnya. Kunjungan tersebut dilakukan sebagai momen peresmian letak pembangunan Yonif TP nan direncanakan segera direalisasikan dalam waktu dekat.

“Kami percaya pembangunan ini bakal memberikan akibat positif, khususnya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar lokasi. Kami bakal dukung sepenuhnya mengenai rencana pembangunan ini, jika ini terwujud tentu bakal berakibat pada peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman.

Komitmen tersebut sekaligus menjadi penghubung antara masyarakat dan pihak terkait, guna memastikan tidak terjadi kesalahpahaman dalam proses pembangunan. “Kedepan kami bakal jelaskan kepada masyarakat mengenai rencana pembangunan ini, agar tidak terjadi salah mengerti antara masyarakat dengan pemerintah maupun pihak terkait,” ungkapnya.

Sementara Komandan Kodim 0826/Pamekasan, Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko menyampaikan pemilihan letak di Desa Larangan Slampar, Tlanakan, dilakukan berdasar kajian dan pertimbangan matang. “Selain telah memenuhi persyaratan, letak ini juga mempunyai jangkauan nan strategis untuk pembangunan pangkalan,” tegasnya.

“Selain itu, penentuan letak ini juga kita lakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan, serta mempertimbangkan potensi peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah sekitar,” imbuhnya.

Usai peresmian lahan seluas sekitar 62,5 hektare tersebut, pembangunan Yonif TP direncanakan mulai digelar Juni 2026. “Program ini kita harapkan tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kabupaten Pamekasan,” pungkasnya. [pin/but]

Selengkapnya
Sumber Berita Jatim
Berita Jatim
↑