Nasari Bikin Koperasi Desa Serasa Startup Lewat Aplikasi Baru

Sedang Trending 16 jam yang lalu

Surabaya (beritajatim.com) – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari resmi meluncurkan aplikasi digital unik untuk memperkuat ekonomi desa. Inovasi ini diperkenalkan langsung dalam rapat tahunan mereka di Surabaya.

Ketua Umum KSP Nasari, Frans Meroga Panggabean, menyebut langkah ini sebagai upaya digitalisasi. Pihaknya bekerja-sama dengan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui sistem aplikasi label putih.

“Dua peluncuran hari ini adalah aplikasi ponsel hasil kerjasama dengan KDKMP. Nantinya, setiap koperasi di kelurahan bisa memakai nama mereka sendiri pada aplikasi digital tersebut,” ujar Frans, Rabu (13/5/2026).

Aplikasi tersebut membawa fitur komplit layaknya platform niaga elektronik populer. Mulai dari sistem pembayaran, tabungan, sampai pasar digital tersedia untuk memudahkan personil di tingkat akar rumput.

“Kami menyediakan fitur pasar desa nan fungsinya mirip lokapasar besar. Anggota juga bisa mengakses pendidikan perkoperasian hingga melakukan rapat tahunan secara daring lewat ponsel,” tambahnya.

Nasari sekarang menjangkau 28 provinsi dengan total 65 ribu anggota. Pemilihan Surabaya sebagai letak aktivitas lantaran Jawa Timur menyumbang 10 persen dari total pedoman personil nasional.

Pada kesempatan sama, Pendiri KSP Nasari, Sahala Panggabean, mengenang awal berdirinya lembaga ini saat krisis moneter 1998. Ia sekarang menyerahkan tongkat estafet kepada generasi muda nan lebih melek teknologi.

“Zaman saya sudah lewat, sekarang saatnya anak muda memimpin dengan teknologi. Perjuangan memajukan koperasi kudu terus melangkah demi ekonomi rakyat,” tegas Sahala.

Baginya, kekuatan koperasi terletak pada jumlah personil nan besar, bukan tumpukan modal. Ia bermimpi koperasi bisa menjadi kekuatan ekonomi nan bisa menandingi para pemodal besar di tanah air.

“Koperasi adalah konglomerat sejati milik rakyat. Kalau jumlah personil kita tembus ratusan juta orang, kita bisa mengimbangi kekuasaan kekuatan ekonomi mana pun,” pungkasnya.

Sekadar informasi, KSP Nasari menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-27 di Surabaya sebagai upaya mendekatkan diri kepada personil sekaligus memperkuat transformasi digital koperasi di Indonesia.

Saat ini, Nasari mempunyai tujuh instansi bagian di Jawa Timur, ialah di Surabaya, Jember, Kediri, Malang, Madiun, Bojonegoro, dan Pamekasan. Jumlah personil di Jawa Timur mencapai nyaris 6.000 orang dari total sekitar 65 ribu personil secara nasional. [ipl/kun]

Selengkapnya
Sumber Berita Jatim
Berita Jatim
↑