Cara Pemkab Pamekasan Kembali Hidupkan Semangat Gotong Royong

Sedang Trending 7 jam yang lalu

Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, menggelar program Jum’at Bersih sebagai upaya meningkatkan semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dari beragam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setelah, dan dilaksanakan terpusat di area Terminal Lama, Jl Stadion, Jum’at (19/6/2026).

Program tersebut difokuskan pada pembersihan akomodasi umum, saluran air, jalan lingkungan, serta area publik lainnya guna menciptakan lingkungan nan bersih, sehat, dan nyaman. Selain itu, aktivitas tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman menyampaikan budaya gotong royong perlu terus dijaga dan ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab berbareng seluruh komponen masyarakat.

“Melalui program Jum’at Bersih ini, kami mau membangun kembali semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Dengan gotong royong, pekerjaan menjadi lebih ringan dan lingkungan menjadi lebih sehat,” kata Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, Sabtu (20/6/2026).

Program tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah wilayah untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong nan selama ini mulai berkurang di tengah masyarakat. Selain itu, program tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran penduduk bakal pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Lokasi kerja hormat bakal terus berpindah-pindah dengan menyasar titik-titik nan selama ini menjadi persoalan sampah dan sering dikeluhkan masyarakat, sekaligus menggugah masyarakat agar selalu menjaga keasrian lingkungan masing-masing,” ungkapnya.

Selain itu, persoalan sampah dan kebersihan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan petugas kebersihan, tetapi partisipasi aktif masyarakat juga sangat diperlukan dan dapat menjadi aspek krusial dalam menciptakan lingkungan nan bersih, sehat, dan nyaman.

“Kami membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan letak nan mengalami penumpukan sampah dan susah ditangani secara mandiri, laporan itu bakal menjadi bahan pertimbangan sekaligus dasar bagi pemerintah untuk turun langsung melakukan penanganan,” Jelasnya.

Sebab pihaknya meyakini jika pembangunan wilayah tidak semata-mata menjadi tanggungjawab pemerintah. “Kami hanya menjadi penyedia dan menyiapkan apa nan dibutuhkan masyarakat, sehingga masyarakat juga kudu bergerak berbareng menuju Pamekasan nan lebih maju, di antaranya dengan ikut terlibat dan mempunyai kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” imbuhnya.

“Sejauh ini tingkat kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan relatif rendah, apalagi tingkat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan saat ini berkisar di nomor 10 hingga 20 persen. Termasuk beberapa titik nan kerap dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah, seperti area sekitar jembatan Branta Tinggi, wilayah pesisir dekat pelabuhan Branta Pesisir, serta beberapa area di sekitar aliran sungai. Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah nan kudu segera diatasi,” jelasnya.

Guna memperluas aktivitas tersebut, pihaknya berencana menginstruksikan aktivitas gotong royong hingga ke tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa. Setiap wilayah nantinya diharapkan mempunyai agenda kerja hormat rutin minimal satu kali dalam sepekan, tanpa kudu dilaksanakan pada hari nan sama.

“Kebersihan lingkungan itu tidak hanya berakibat pada kesehatan masyarakat, tetapi juga berpengaruh terhadap gambaran daerah. Lingkungan nan bersih dan tertata diyakini dapat meningkatkan daya tarik Pamekasan sebagai tujuan kunjungan beragam aktivitas berskala regional maupun nasional,” pungkas bupati nan familiar disapa Kiai Kholil.

Karena itu pihaknya membujuk seluruh masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya berbareng demi mewujudkan Pamekasan nan lebih sehat, nyaman, indah, dan semakin maju di masa mendatang. [pin/ted]

Selengkapnya
Sumber Berita Jatim
Berita Jatim
↑