Stabilkan Harga Jelang Idul Adha, TPID Sumenep Gelar Gerakan Pangan Murah

Sedang Trending 16 jam yang lalu

Sumenep (beritajatim.com) – Menjelang Idul Adha, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep menggelar ‘Gerakan Pangan Murah’ selama 3 hari, mulai 19-21 Mei 2026.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan, pihaknya sebagai bagian dari TPID Sumenep menggelar ‘Gerakan Pangan Murah’ sebagai upaya untuk stabilisasi nilai sembako menjelang Idul Adha.

“Seperti saat Idul Fitri, kami menggelar aktivitas serupa di Idul Adha. Karena biasanya jika menjelang Lebaran, baik Idul Fitri maupun Idul Adha, permintaan sembako meningkat,” katanya, Rabu (20/06/2026).

Ia berambisi dengan Gerakan Pangan Murah tersebut bisa menjaga stabilitas nilai akibat tingginya permintaan jelang Idul Adha.

Foto BeritaJatim.comStan Gerakan pangan Murah Sumenep.

Dalam Gerakan Pangan Murah tersebut, pihaknya menyediakan sejumlah komoditas pokok dengan nilai lebih murah dibanding pasaran. Diantaranya Minyakita dijual dengan nilai Rp 15.700 per liter, telur ayam ras Rp 24.000 per kg, beras lokal super Rp 70.000 bungkusan 5 kg, gula pasir Rp 16.000 per kg.

Selain itu juga ada beberapa komoditas lain seperti bawang merah, bawang putih, cabai, sayuran segar, serta beberapa makanan olahan. Semuanya dijual dengan nilai lebih murah.

“Kami ambilnya langsung di peternak untuk telur ayam ras. Demikian juga dengan beras lokal, langsung ke petani. Kalau minyakita juga langsung, makanya semuanya lebih murah,” terang Chainur.

Ia mempersilahkan masyarakat Sumenep untuk memanfaatkan Gerakan Pasar Murah ini untuk berbelanja kebutuhan dengan nilai murah.

“Ini terbuka untuk umum ya. Stok nan kami sediakan cukup. Tiap hari ada 5 karton Minyakita, kemudian telur Rp 30 kg, dan beras lokal bungkusan 5 kg sebanyak 25 pcs. Silahkan bapak-bapak dan ibu-ibu shopping sembako di Gerakan Pangan Murah,” ucapnya. (tem/but)

Selengkapnya
Sumber Berita Jatim
Berita Jatim
↑