Pelaku Pembunuhan di Tragah Masih Buron, Polisi Perluas Pengejaran hingga Luar Daerah

Sedang Trending 10 jam yang lalu

Bangkalan (beritajatim.com) – Polres Bangkalan terus memburu terduga pelaku pembunuhan nan terjadi di Kecamatan Tragah. Hingga kini, pelaku tetap belum sukses ditangkap setelah melarikan diri sesaat usai kejadian.

Kapolres Bangkalan, AKBP Wibowo, mengatakan interogator terus melakukan pendalaman dengan mengumpulkan beragam info dari family maupun orang-orang nan pernah berinteraksi dengan terduga pelaku.

“Kami tetap melakukan pendalaman investigasi terhadap pelakunya. Informasi dari family dan beberapa orang nan pernah memandang maupun berasosiasi dengan pelaku terus kami dalami. Mudah-mudahan dalam waktu nan tidak lama lagi kami bisa mendeteksi keberadaan tersangka,” ujar AKBP Wibowo, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, berasas hasil penyelidikan, terduga pelaku langsung meninggalkan rumah setelah peristiwa pembunuhan terjadi sehingga menyulitkan proses pencarian.

“Betul, setelah kejadian, nan diduga pelaku langsung pergi meninggalkan rumah. Karena itu, kami terus melakukan pencarian untuk mengetahui keberadaannya,” katanya.

AKBP Wibowo mengungkapkan, polisi juga telah memperluas pencarian hingga ke luar daerah. Berdasarkan info dari pihak keluarga, pelaku sempat mendatangi salah satu kerabatnya. Namun, saat petugas mendatangi letak tersebut, pelaku diketahui telah kembali beranjak tempat.

“Informasi awal dari family menyebut pelaku sempat pergi ke rumah saudaranya. Tim kami langsung mendatangi letak tersebut, namun pelaku rupanya sudah pergi lagi sebelum petugas tiba,” jelasnya.

Meski begitu, Kapolres memastikan pengejaran terhadap terduga pelaku bakal terus dilakukan hingga sukses diamankan dan diproses sesuai norma nan berlaku.

Diketahui, kasus pembunuhan tersebut terjadi di Dusun Gundul, Desa Soket Laok, Kecamatan Tragah. Korban tewas setelah dibacok menggunakan celurit oleh terduga pelaku nan merupakan kakak iparnya sendiri.

Sebelum melakukan penyerangan, pelaku sempat bersalaman dengan korban sehingga tidak menimbulkan kecurigaan. Beberapa saat kemudian, pelaku menghunus celurit dan membacok korban hingga mengalami luka fatal nan menyebabkan korban meninggal dunia.

Penyidik menduga tindakan pembunuhan tersebut dipicu persoalan pribadi nan telah berjalan cukup lama. Sejumlah info nan berkembang di masyarakat menyebut perselisihan bermulai dari masalah aroma kandang ternak.

Namun, kepolisian menegaskan dugaan motif tersebut tetap didalami untuk memastikan penyebab pasti terjadinya pembunuhan. [sar/kun]

Selengkapnya
Sumber Berita Jatim
Berita Jatim
↑