Pamekasan (beritajatim.com) – Kesuksesan penyelenggaraan puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Jawa Timur 2026 nan digelar terpusat di area Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Minggu (24/5/2026). Tidak lepas dari kerja keras tim kesehatan campuran nan siaga penuh selama rangkaian aktivitas berlangsung.
Ribuan peserta dari kalangan pelajar, guru, aparatur pemerintah, hingga tamu undangan mendapat pengawalan kesehatan demi memastikan aktivitas melangkah kondusif dan lancar, termasuk rombongan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti beserta sejumlah pejabat lainnya.
Tim kesehatan campuran dari Dinas Kesehatan (Dinkes), puskesmas, rumah sakit daerah, hingga relawan medis dari Korp Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, diterjunkan di sejumlah titik strategis letak kegiatan. Mereka melakukan pemeriksaan kesehatan, penyediaan ambulans, jasa pertolongan pertama, hingga pemantauan kondisi peserta senam kolosal berjudul Anak Indonesia Hebat berbareng Menteri Abdul Mu’ti.
Terlebih momentum Hardiknas 2026 di Jawa Timur sendiri menjadi perhatian besar pemerintah provinsi Jawa Timur, khususnya pemerintah kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Sekaligus menegaskan komitmennya memperkuat sektor pendidikan dan mencetak sumber daya manusia unggul melalui beragam program pendidikan berkelanjutan.
Sehingga kerja keras tim kesehatan menjadi salah satu aspek krusial dalam mendukung kelancaran aktivitas berskala besar tersebut. “Personil tim kesehatan ini memang dituntut untuk selalu siap siaga, dan pengalaman penanganan peserta nan mengalami kelelahan maupun ganguan kesehatan menjadi perhatian serius untuk segera ditangani,” kata Staf Bidang SDM PMI Pamekasan, Khairul Rasyid.
“Dengan kesiapsiagaan petugas medis dan sinergi lintas instansi, seluruh rangkaian puncak Hardiknas Jatim 2026 di Pamekasan berjalan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan demi kemajuan pendidikan di Jawa Timur, khususnya di Pamekasan,” ungkapnya.
Disinggung soal peserta nan kudu mendapatkan perawatan medis dari tim kesehatan gabungan, pihaknya menyampaikan kejadian tersebut sudah teratasi seiring dengan kesiapsiagaan dari seluruh tim kesehatan gabungan. “Alhamdulillah semuanya melangkah lancar, sekalipun ada nan sempat mendapatkan perawatan, semuanya teratasi dengan baik,” pungkasnya.
Sebelumnya Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman menyampaikan sengaja melibatkan beragam unsur dalam rangka menyukseskan puncak Hardiknas Jatim 2026 di Pamekasan, sebagai corak komitmen mewujudkan Pamekasan sebagai kota pendidikan.
“Oleh lantaran itu, kami membujuk seluruh komponen masyarakat khususnya dari beragam unsur pendidikan agar menjadikan Hardiknas sebagai momentum meningkatkan kualitas pendidikan daerah,” pungkasnya. [pin/suf]
13 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·