Kepala Disdikbud Pamekasan: O2SN Tidak Hanya Soal Prestasi, Tapi…

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Pamekasan (beritajatim.com) – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Basri Yulianto menegaskan bahwa Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi olahraga semata, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter peserta didik.

Hal tersebut disampaikan saat membuka penyelenggaraan O2SN tingkat Kabupaten Pamekasan tahun 2026 nan diikuti puluhan siswa sekolah dasar dari beragam kecamatan. Menurutnya, arena olahraga pelajar tersebut mempunyai peran krusial dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda.

“Ajang O2SN tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter peserta didik melalui nilai-nilai sportivitas, kejujuran, dan tanggung jawab,” kata Basri Yulianto, Selasa (2/6/2026).

Pihaknya menyampaikan kejuaraan nan sehat bakal melatih siswa untuk menghargai aturan, menghormati lawan, serta menerima hasil pertandingan dengan lapang dada. Nilai-nilai tersebut dinilai krusial sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari maupun di masa depan.

“Selain itu, O2SN ini juga menjadi wadah untuk mengembangkan potensi dan talenta siswa di bagian olahraga. Melalui aktivitas ini, para peserta didik mempunyai kesempatan untuk menunjukkan keahlian terbaiknya sekaligus meningkatkan rasa percaya diri,” ungkapnya.

Pihaknya berambisi seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga persaudaraan antarsesama. Menurutnya menang alias kalah bukan tujuan utama, melainkan proses belajar dan pengalaman nan diperoleh selama mengikuti kompetisi.

“Ajang ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar berkompetisi secara sehat, bekerja keras mencapai tujuan, dan membangun karakter nan kuat. Prestasi penting, tetapi karakter nan baik jauh lebih berharga,” imbuhnya.

Selain itu, O2SN juga menjadi wadah untuk mengembangkan minat dan talenta siswa di bagian olahraga. “Melalui arena ini kami berambisi nantinya bisa melahirkan atlet-atlet muda berbakat nan dapat mengharumkan nama Kabupaten Pamekasan di tingkat nan lebih tinggi” minta Basri.

Karena itu pihaknya membujuk seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti pertandingan. Terlebih kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan dalam kompetisi, melainkan pengalaman belajar dan proses pembentukan karakter nan diperoleh selama aktivitas berlangsung.

“Anak-anak kudu menjadikan O2SN sebagai momentum untuk belajar disiplin, bekerja keras, dan menghormati sesama. Prestasi memang penting, tetapi karakter nan baik adalah modal utama untuk meraih kesuksesan di masa depan,” ajaknya.

Pelaksanaan O2SN tingkat Kabupaten Pamekasan berjalan meriah dengan support pembimbing pendamping, orang tua, panitia, serta beragam pihak nan terlibat. Kegiatan ini juga mendapat support jasa kesehatan dari relawan KSR PMI Pamekasan nan siaga selama pertandingan berlangsung.

“Melalui O2SN 2026, Disdikbud Pamekasan berambisi lahir generasi muda nan tidak hanya unggul dalam bagian olahraga, tetapi juga mempunyai karakter kuat, jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan bisa menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” pungkasnya. [pin/but]

Selengkapnya
Sumber Berita Jatim
Berita Jatim